Gelombang Beta (frekuensi 11-25 Hz)

Diposting pada

Gelombang Beta (frekuensi 11-25 Hz) untuk waspada dan konsentrasi

Gelombang beta terjadi pada saat seseorang terjaga dan menjalani aktifitas mental. Misalnya, seseorang berada dalam kondisi ini ketika berinteraksi dengan orang lain disekitarnya.

   Misalnya juga, seseorang yang sedang berada di arena pertandingan dalam rangkaperebutan gelar juara.

   Kondisi mental ini umumnya terjadi di siang hari karena waktu inilah manusia melakukan aktivitas. Biasanya, kondisi seperti ini berjalan lancar, tapi jangan sekali-kali diremehkan karena bagaimanapun kondisi ini sangat penting.
Gelombang Beta (frekuensi 11-25 Hz)
   Banyak orang yang kekurangan kegiatan yang merangsang kinerja gelombang beta sehingga menyebabkan gangguan mental atau emosional, seperti depresi, ADD, dan insomnia. Dan yang perlu diketahui bersama adalah aktivitas beta dapat meningkatkan stabilitas emosional tingkat energi, perhatian, dan konsentrasi.

   Ketika seseorang bekerja berat dan membutuhkan pikiran yang banyak, gelombang beta meningkat. Banyak hal yang harus dicermati untukmempertahankan eksistensi manusia dari bahaya lingkungan, seperti tentara yang sedang bertempur atau sopir yang harus waspada.

   Gelombang beta memungkinkan seseorang memikirkan sampai 9 objek secara bersamaan. Hal ini sangat cocok ketika menghadapi berbagai problem yang muncul bersamaan.

   Kita mampu berfikir sebanyak 5,6,7 atau lebih hal disaat yang bersamaan. Jadi keadaan beta adalah di mana kita merasa kuat, saat kita terjaga, dan saat perhatian kita terbagi.

   Keadaan ini sangat logis, analitis dan membuat seseorang dapat menangani banyak masalah dalam satu waktu. Kondisi beta yang kita alami sehari-hari, misalnya, ketika mengendarai sepeda motor dengan penuh pemikiran, mulai dari konsentrasi keseimbangan mengemudi, simpangan jalan, menyeberang jalan, hingga hendak menyalip kendaraan.

   Ini merupakan keadaan di mana stres terus meningkat akibat banyaknya beban pikiran.

   Kondisi gelombang otak beta menjaga pikiran kita tetap tajam dan fokus. Dalam kondisi ini otak seseorang akan mudah melakukan analisis dan penyusunan informasi, membuat koneksi dan menghasilkan solusi-solusi serta ide-ide baru.

   Gelombang beta sangat bermanfaat untuk produktivitas kerja, belajar untuk ujian, persiapan presentasi, atau aktivitas lain yang membutuhkan konsentrasi dalam kewaspadaan tinggi.
[post_ads]
Gelombang beta terbagi dalam tiga bagian:
1. Gelombang High Beta ( lebih dari 19 Hz), merupakan transisi dengan getaran gamma
2. Gelombang Beta ( 15-18Hz), juga merupakan transisi dengan getaran gamma,
3. Gelombang Low beta (12-15 Hz).
]]>