Bahaya mengkonsumsi minuman beralkohol

Diposting pada

Alkohol yang dimaksud dari artikel ini adalah suatu senyawa atau zat kimia yang biasa dikonsumsi oleh para peminum. Banyak para masyarakat yang mengkonsumsi alkohol dengan tidak memiliki takaran atau dosis yang benar untuk dikonsumsi. 


Kandungan yang terdapat pada alkohol memiliki dampak yang sangat buruk dan apalagi ketika dikonsumsi dengan takaran dan dosis yang berlebihan, dapat menyebabkan kematian bagi yang mengkonsumsi minuman yang beralkohol tersebut. 

Di Abad ke-21 ini sejalan dengan perkembangan zaman yang sudah zaman globalisasi dan canggih ini tidaklah sejalan dengan perkembangan dan kemajuan anak bangsa yang dimana di usia yang masih muda dan belum cukup dewasa sudah mengkonsumsi minuman-minuman yang beralkohol. 

Hal ini tidaklah tertutup pada hanya pada kaum laki-laki saja tapi sudah tidak ada lagi pembeda sapa yang meminum alcohol ini. Sebab sudah marak banyak yang mengkonsumsi alkohol ini bukan hanya pada kaum lelaki saja tapi sudah kaum wanita baik yang sudah dewasa maupun masih remaja. Hal tersebut tentu saja membuat miris dan benar-benar sangat disayangkan. Betapa tidak disayangkan, di usia muda saja sudah mengkonsumsi minuman-minuman beralkohol, bagaimana di usia dewasa dan tuanya nanti? 
Bahaya mengkonsumsi minuman beralkohol

Ditambah lagi dengan maraknya minuman beralkohol yang oplosan alias palsu dan mengandung banyak zat kimia yang berbahaya yang mampu menyebabkan kematian yang sangay fatal bagi peminumnya. Apalagi bila peminumnya masih di usia muda. 

Dimana di usia muda belumlah pantasan meminum minuman beralkohol disebabkan daya tahan tubuh atau kekuatan tubuh yang terdiri atas organ-organ yang masi muda pula. Sehingga dari hal tersebut ketika meminum minuman alkohol tersebut dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh akibat minuman alkohol yang sangat keras. Alkohol mampu menekan aktivitas susunan saraf pusat. Dalam jumlah sedikit akan mempengaruhi pusat pengendalian diri di otak dan berkhasiat seolah-olah sebagai perangsang (stimulant) susunan saraf. 

Karena penekanan pusat pengendalian diri tersebut, rasa malu akan berkurang. Peminum akan lebih berani berbicara dan lebih leluasa berkomunikasi dengan orang lain, peminum juga tidak merasa cemas. 

Meminum minuman keras atau alkohol dalam jumlah yang sangat besar atau banyak mengakibatkan peminum akan jalan sempoyongan, berbicara menjadi tidak jelas, dan daya ingat serta kemampuan menilai sesuatu terganggu untuk sementara waktu. 

Dalam jumlah lebih banyak lagi dapat menyebabkan koma bahkan kematian bagi si peminum. Pada yang keracunan (atau yang lebih biasa dengan mabuk), terlihat gejala cadel, banyak bicara, kondisi koordinasi motor terganggu (jalan sempoyongan), bola mata bergerak-gerak ke samping (nistagmus), mata merah, terjadi perubahan perasaan, mudah marah, dan tersinggung. 

Kadar alkohol dalam darah 450 mg/100 ml darah atau dalam urin 600mg / 100 ml urin dapat menyebabkan kematian bagi yang mengalami. Demikianlah artikel semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda betapa bahayanya meminum minuman alkohol bagi kesehatan tubuh dan kelangsungan hidup. Salam GENUS (Generasi Penerus)
]]>