Pengertian dan Pemahaman Istilah berawal Huruf G

Diposting pada

Istilah berawal Huruf G Pengertian dan Pemahaman Istilah berawal Huruf G [caption id="attachment_1500" align="aligncenter" width="500"]Istilah berawal Huruf G Istilah berawal Huruf G[/caption]

Galilei, Galileo

Galileo Galilei ( 1564- 1642) ialah ilmuwan yang berasal dari Italia. Pada awalnya, Galileo sempat mempelajari ilmu kedokteran namun akhirnya tertarik pada bidang matematika. Salah satu hasil temuanya yang terkenal adalah teleskop. Dia juga mengemukakan bahwa permukaan bulan tidak rata. Ia berhasil menemukan satelit yang mengitari Planet Yupiter.

Galvanometer

Alat untuk mengukur arus listrik lemah. Galvanometer merupakan komponen yang menyusun voltmeter dan ampere meter analog. Dalam mengukur arus listrik, galvanometer bekerja berdasarkan prinsip bahwa kumparan yang dialiri arus listrik dapat berputar ketika diletakkan dalam suatu daerah medan magnetik.

Garis Arus

Aliran yang mengikuti suatu garis yang jelas ujung dan pangkalnya dan menyinggung vector kecepatan pada suatu waktu tertentu.

Garis Gaya Listrik

Garis yang menunjukkan arah gaya listrik. Arah garis gaya listrik menjauhi muatan positif menuju muatan negative. Garis ini tidak pernah berpotongan dan tempat garis gaya rapat menyatakan tempat yang medan listriknya kuat. Begitupun sebaliknya, apabila garis gaya listriknya renggang menyatakan medan listriknya lemah. Istilah berawal Huruf G

Gas Ideal

Gas yang terdiri atas partikel dalam jumlah yang besar dan terbesar merata dalam ruang kecil. Jarak antarpartikel jauh lebih besar daripada ukuran partikel. Antara partikel satu dengan lainnya tidak terjadi gaya.

Gaung

Bunyi yang sebagian terdengar bersamaan dengan bunyi aslinya sehingga bunyi asli terdengar kurang jelas. Gaung adalah salah satu gejala pemantulan bunyi.

Gaya

Dorongan atau tarikan yang terjadi pada suatu materi atau benda. Gaya dapat mengubah bentuk benda, mengubah arah gerak benda, dan mengubah kecepatan gerak benda.

Gaya Apung

Gaya ke atas yang dikerjakan oleh zat cair pada suatu benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya dalam fluida. Besar gaya apung merupakan selisih berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair. Gaya apung biasa dituliskan dalam FA.

Gaya Berat

Gaya yang dialami oleh benda yang dipengaruhi oleh percepatan gravitasi bumi atau gaya gravitasi yang bekerja pada suatu benda. Gaya ini berarah ke pusat bumi. Istilah berawal Huruf G

Gaya Gerak Listrik (GGL)

Benda potensial di antara kedua kutub sumber tegangan jika sumber tegangan tidak mengaliri arus listrik. Energi permuatan yang dibutuhkan untuk mengalirkan arus dalam loop. GGL dilambangkan dengan ε.
ε= W/q
W = energy (J) Q = muatan ( C)

Gaya Gesek Kinetik

Gaya gesek yang dialami oleh benda pada saat bergerak. Gaya gesek kinetic dinyatakan dengan lambang fk.
fk = μk N
fk = gaya gesek kinetic (N) μk = koefisien gesek kinetic N = gaya normal (N )

Gaya Gesek Statik

Gaya gesek yang dialami oleh benda pada saat tidak bergerak atau dalam keadaan diam. Gaya gesek static dinyatakan dalam lambang fs.
fs = μs N
fs= gaya gerak statik (N) μs = koefisien gesek static N = gaya normal (N)

Gaya Gesekan

Gaya yang diberikan oleh suatu permukaan pada benda yang bergerak melintasinya. Gaya ini melawan gerak benda. Arah gaya gesek berlawanan dengan kecenderungan gerak benda, tetapi searah dengan permukaan benda sentuh.

Gerak Gravitasi

Gaya yang dimiliki oleh suatu benda untuk menarik benda lain ke arahnya. Gaya ini berasal dari benda-benda langit seperti bumi, bulan, dan benda-benda langit lainnya. Besar gravitasi sama dengan berat benda.
F = mg
F = gaya gravitasi (N) m = masa benda (kg) G = percepatan gravitasi (m/s2)

Gaya Impulsif

Gaya kontak yang bekerja hanya dalam waktu singkat.

Gaya Konservatif

Gaya yang dilakukan tidak bergantung pada panjang lintasan, tetapi tergantung pada kedudukan awal dan akhir benda.

Gaya Lorents

Penghantar yang berada di dalam medan magnet akan mendapat gaya oleh medan magnet itu yang disebut gaya Lorentz. Jadi, gaya Lorentz adalah gaya yang dialami oleh penghantar berarus listrik yang berada dalam medan magnet. Istilah berawal Huruf G

Gaya Normal

Gaya yang bekerja pada bidang sentuh antara dua permukaan yang bersentuhan. Gaya ini arahnya selalu tegak lurus bidang sentuh. Gaya normal biasanya dilambangkan dengan huruf N. Gaya normal juga disebut gaya penyangga.

Gaya Otot

Gaya yang ditimbukan oleh otot-otot yang dimiliki oleh makhluk hidup seperti manusia dan hewan.

Gaya Pegas

Gaya yang diberikan pada pegas saat ditekan atau ditarik. Besar gaya pegas berbanding lurus dengan panjang tarikan dan tekanannya. Gaya pegas ini sama dengan gaya terik/ tekanannya, tetapi arahnya berlawanan. Gaya ini mengembalikan benda yang ditarik/ ditekan ke titik keseimbangannya.

Gaya Pemulih

Gaya yang menyebabkan benda kembali ke kedudukan keseimbangan. Besar gaya pemulih sebanding dengan simpangan, tetapi berlawan arah dengan arah simpangnya. Gaya pemulih selalu berarah ke titik keseimabangan.

Gaya Sentripetal

Gaya yang bekerja pada benda yang selalu mengarah ke pusat lingkaran sehingga benda bergerak dalam lintasan melingkar. Arah gaya sentripetal tegak lurus terhadap vector kecepatan gerak benda.
F = m v^2/r
F = gaya sentripetal (N) m = massa benda (kg) v = kecepatan benda (m/s) r = jari-jari lingkaran (m)

Gaya Sentuh

Gaya yang timbul akibat sentuhan langsung dengan benda. Misalnya, gaya otot, gaya gesek, dan gaya pegas.

Gaya Tarik

Gaya yang timbul dari terikan pada tali atau kawat. Gaya Tarik bekerja pada ujubg tali karena tali itu ditarik. Gaya ini bekerja di sepanjang tali dan menarik benda dengan gaya yang sama besarnya dengan gaya yang bekerja pada ujungnya.

Gaya Tarik Inti

Gaya yang menyebabkan suatu proton dapat terikatkuat pada inti. Gaya ini mengimbangi gaya tolak-menolak antar proton yang terdapat di dalam inti. Gaya ini menyebabkan inti menjadi stabil.

Gelombang

Getaran yang merambat dari suatu tempat ke tempat yang lain. Ada banyak penggolongan gelombang yang di bedakan berdasarkan karakteristiknya.

Gelombang Berdiri

Gelombang yang terbentuk pada suatu medium ketika gelombang dating dengan frekuensi tertentu dan menghasilkan gelombang pantul yang berinterferensi dengan gelombang dating itu. Pola gelombang ini menyebabkan gelombang tampak tidak bergerak.

Gelombang Berjalan

Gelombang yang berjalan dengan amplitude tetap. Persamaan gelombang berjalan adalah y = ± A (ωt ± kx). Tanda negative dalam sinus ditunjukan untuk gelombang berjalan yang merambat ke kanan, sedangkan tanda positif untuk gelombang yang merambat ke kiri. Tanda positif pada amplitude jika getaran untuk pertama kalinya ke atas dan negative jika getaran pertama kalinya bergerak ke bawah.

Gelombang Bunyi

Gelombang yang timbul dari getaran suatu benda. Gelombang bunyi merupakan gelombang longitudinal yang terdiri dari rapatan dan rengangan. Gelombang bunyi dapat merambat melalui zat padat, zat cair, dan gas.

Gelombang Elektromagnetik

Gelombang yang dapat merambat tanpa zat perantara dengan kecepatan yang hamper sama dengan kecepatan cahaya. Gelombang elektromagnetik termasuk gelombang transversal karena medan listrik dan medan magnetiknya tegak lurus, dan keduanya tegak lurus arah perambatan gelombang.

Gelombang Longitudonal

Gelombang yang arah getaranya sejajar dengan arah rambat gelombang. Gelombang ini dirincikan berupa rapatan dan rengangan.

Gelombang Mekanik

Gelombang yang dalam perambatannya memerlukan suatu medium. Gelombang ini tidak dapat memindahkan energy getarnya dari satu lokasi ke lokasi lain tanpa adanya medium.

Gelombang Mikro

Salah satu gelombang elektromagnetik yang merupakan gelombang dengan frekuensi paling tinggi di atas 3 x 109 Hz, tetapi panjang gelombangnya pendek. Penggunaan gelombang mikro adalah pada oven microwave dan radar.

Gelombang Permukaan

Gelombang yang terjadi pada permukaan zat cair. Pergerakan partikel pada permukaan berbentuk gerak melingkar dan pengerakannya makin berkurang dengan bertambahnya jarak partikel dari permukaan zat cair.

Gelombang Radio

Salah satu gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh muatan listrik yang dipercepat melalui kawat penghantar. Gelombang radio memiliki panjang gelombang sekitar satu meter, tetapi frekuensinya rendah. Gelombang ini dapat digunakan untuk mengirim informasi radio dan televise. Istilah berawal Huruf G

Gelombang Stasioner

Gelombang yang berjalan dengan amplitude yang berubah-ubah.

Gelombang Transversal

Gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambat gelombang. Gelombang ini dicirikan berupa bukit dan lembah. Gelombang tali termasuk gelombang transversal.

Gema

Bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli selesai diucapkan sehingga tidak menggangu bunyi asli. Gema adalah salah satu gejala pemantulan bunyi.

Geneartor

Salah satu sumber tegangan yang diperoleh dari perubahan energy mekanik menjadi energy listrik. Generator dapat membangkitkan daya yang sangat besar.

Generator Arus Bolak-balik

Generator yang menghasilkan arus bolak-balik. Generator ini terdiri dari sebuah kumparan yang diputar dalam suatu medan magnetic. Perputaran kumparan menyebabkan sudut θ selalu berubah sehingga menyebabkan fluks magnetic juga berubah.

Generator Arus Searah

Generator yang menghasilkan arus searah. Pada generator ini, kontak pada ujung kumparan yang berputar dibuat dari sebuah cincin belah yang disebut komutator. Komutator hanya memiliki satu terminal keluaran sehingga walaupun sisi kumparan dalam medan magnetic berputar, arus yang keluar tetapi berarah sama.

Gerak Brown

Gerak Brown merupakan gerakan partikel-partikel koloid yang senantiasa bergerak lurus, tetapi tidak menentu (gerak acak/ tidak beraturan). Gerak molekul zat atau partikel koloid ini bersifat acak, lurus, akibat adanya tumbukan yang berlangsung terus- menerus. Tumbukan tersebut berlangsung dari segala arah. Oleh karena ukuran partikel cukup kecil, tumbukan yang terjadi cenderung tidak seimabng. Terdapat suatu resultan tumbukan yang menyebabkan perubahan arah gerak partikel sehingga terjadi gerak Brown. Semakin kecil ukuran partikel koloid, semakin cepat gerak Brown yang terjadi. Demikian pula, semakin besar ukuran partikel keloid, semakin lambat gerak Brown yang terjadi. Gerak Brown juga dipengaruhi oleh suhu.

Gerak Harmonik Sederhana

Gerak bolak-balik yang selalu melewati titik keseimbangan tanpa teredam dan berlangsung secara periodic. Contoh gerak harmonic sederhana adalah gerak bandul sederhana.
x = A sin (ωt + θ)
Persamaan periode gerak
T = 2π √(m/k)
X = simpangan (m) m = massa (kg) A = amplitude (m) T = periode ( S)

Gerak Jatuh Bebas

Gerak jatuh benda pada arah vertical dari ketinggian h tanpa kecepatan awal. Gerak ini hanya dipengaruhi oleh gravitasi bumi dengan hambatan udara diabaikan. Benda mengalami percepatan ke bawah yang besarnya sama dengan percepatan gravitasi.

Gerak lurus

Gerak benda pada arah mendatar dengan lintasan berupa garis lurus. Contoh gerak lurus adalah gerak kendaraan pada jalan yang lurus.

Gerak Lurus Beraturan

Gerak suatu benda pada lintasan lurus mendatar dengan kecepatan tetap sehingga percepatannya sama dengan nol. Kecepatan tetap menandakan bahwa arah geraknya juga tetap. Gerak lurus beraturan didasari oleh Hukum I Newton. Persamaan jarak tempuh gerak lurus beraturan:
s = v t
s = jarak tempuh yang dilalui (m) v = kecepatan gerak benda (m/s) t = waktu (s)

Gerak Lurus Berubah Beraturan

Gerak suatu benda pada lintasan lurus mendatar dengan kecepatan yang berubah-ubah sehingga percepatan tetap. Kecepatan gerak benda bias bertambah atau berkurang. Gerak lurus berubah beraturan didasari oleh Hukum II Newton. Persamaan jarak tempuh gerak lurus beraturan:
s = V0 t + ½ at2
s = jarak tempuh yang dilalui (m) V0 = kecepatan gerak awal (m/s) a = percepatan (m/s2) t = waktu tempuh (s)

Gerak Melingkar

Gerak suatu benda pada lintasan lingkar. Contoh gerak melingkar adalah gerak roda sepeda.

Gerak Melingkar Beraturan

Gerak suatu benda menempuh lintasan melingkar dengan kecepatan sudut tetap. Arah kecepatan liniernya selalu menyinggung lintasan lingkar, sedangkan besar percepatan radialnya tetap dan selalu mengarah ke pusat lingkaran. Persamaan jarak tempuh pada gerak melingkar beraturan:
s = θR
s = jarak tempuh θ = perpindahan sudut (rad) R = jari-jari lingkaran (m) Istilah berawal Huruf G

Gerak Melingkar Berubah Beraturan

Gerak suatu benda menempuh lintasan melingkar dengan kecepatan sudut berubah-ubah sehingga percepatan sudutnya tetap. Pada gerak ini, terdapat percepatan tengensial dan percepatan sentripental. Persamaan jarak tempuh pada gerak melingkar berubah beraturan:
θ = ω0t + ½ αt2
θ = kedudukan sudut (rad) α = percepatan sudut (rad/s2)

Gerak Parabola

Gerak suatu benda dalam lintasan berbentuk parabola. Gerak ini merupakan perpaduan dua gerak, yaitu gerak pada sumbu mendatar dan vertikal. Gerak pada sumbu mendatar merupakan gerak lurus beraturan, sedangkan gerak pada sumbu vertical merupakan gerak lurus berubah beraturan.

Gerak Relatif

Sifat gerak suatu benda terhadap suatu acuan. Suatu benda dapat dikatakan bergerak atau diam tergantung pada acuannya. Sifat seperti ini yang dimaksud gerak relative.

Gerak Rotasi

Gerak suatu benda yang berputar pada suatu poros. Contoh gerak rotasi adalah gerak rotasi bumi pada porosnya. Istilah berawal Huruf G

Getaran

Gerak bolak-balik suatu materi secara periodic yang selalu melewati titik keseimbangannya. Getaran yang merambat akan menjadi gelombang.

Ggl Induksi

GGL induksi adalah beda potensial antara ujung-ujung kumparan solenoida karena adanya perubahan fluks magnetic. GGL induksi sebanding dengan panjang penghantar, induksi magnetic, dan kecepatan gerak penghantar.
ε= BI v
ε = ggl induksi (V) B = induksi magnetic (T) I = panjang penghantar (m) v = kecepatan gerak penghantar (m/s)

Gray

Satuan dosis serap dalam satuan SI. 1 gray sama dengan dosis serap sebesar 1 joule per kilogram. 1 Gray = 100 rad = 1 j/kg. Istilah berawal Huruf G]]>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *