Peristiwa Penting Detik-Detik Kemerdekaan RI

Diposting pada

Peristiwa Penting Detik-Detik Kemerdekaan RI Peristiwa Penting Detik-Detik Kemerdekaan RI[/caption]

Peristiwa Penting Detik-Detik Kemerdekaan RI

Beberapa peristiwa penting tersebut di antaranya yang berikut ini.

1. Pemanggilan tokoh penting Indonesia ke Dalat, Vietnam

Pada tanggal 9 Agustus 1945, panglima besar tentara Jepang yakni Marsekal Terauchi memanggil Ir. Soekarno, Moh. Hatta serta Dr. Radjiman Wedyodiningrat ke markasnya yang berlokasi di Dalat. Marsekal Terauchi menyampaikan jika Jepang telah mengambil keputusan untuk memberikan kemerdekaan pada Indonesia. Pemberian kemerdekaan ini bukan tanpa alasan, melainkan dilatarbelakangi oleh keinginan Jepang dalam mencari dukungan lebih banyak dari rakyat Indonesia karena Jepang tengah terdesak dalam melawan sekutu. Pertemuan di Dalat ini merupakan peristiwa penting bagi bangsa Indonesia. Namun sayangnya, peristiwa ini juga memunculkan perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda kala itu.

2. Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa pemboman atas 2 kota di Jepang yakni Hiroshima dan Nagasaki, disusul penyerahan diri Jepang kepada sekutu, akhirnya terkuak juga. Meski berita tersebut sempat ditutup-tutupi oleh pihak jepang, namun akhirnya berita tersebut sampai juga ke telinga para pemuda melalui siaran radio BBC di kota Bandung. Kekalahan Jepang menambah keinginan para pemuda untuk bergerak cepat dan segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 5 Agustus pemuda berkumpul di jalan Pegangsaan Timur no. 13 di bawah pimpinan Chaerul Saleh. Adapun maksud dari perkumpulan tersebut adalah untuk membahas kekalahan Jepang sekaligus memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan jika bangsa Indonesia tidak perlu bergantung pada negara lain untuk melakukan kemerdekaannya sendiri. Meski demikian, hasil keputusan tersebut ditolak oleh Ir. Soekarno serta Moh. Hatta dengan alasan Jepang masih bersenjata lengkap serta masih memiliki tugas dalam menjaga status quo. Soekarno- Hatta baru akan membicarakan hal mengenai kemerdekaan Indonesia melalui sidang PPKI pada 1 Agustus 1945. Setelah Darwis dan Wikana melaporkan hasil pembicaraan dengan Ir. Soekarno serta Moh. Hatta, pemuda kembali berkumpul di asrama menteng pada tanggal 31 pukul 24.00. Hasil pembicaran membuat suasana menjadi panas. Keputusan selanjutnya adalah untuk segera mengamankan Ir. Soekarno serta Moh. Hatta dari pengaruh bangsa Jepang. Setelah diamankan, Ir. Soekarno serta Moh. Hatta tetap tidak bersedia menandatangi pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia sebelum surat resmi kekalahan jepang muncul. Di tengah perdebatan, Ahmad Subarjo muncul dan mengatakan jika jepang telah menyerah pada tentara sekutu. Sehingga Ir. Soekarno serta Moh. Hatta akhirnya bersedia untuk menandatangi kemerdekaan Indonesia.

3. Perumusan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia

Ir. Soekarno serta Moh. Hatta akhirnya tida di Jakarta pada pukul 02.00 WIB. Para pemuda dan Soekarno-Hatta berkumpul di salah satu rumah perwira Jepang yang dianggap sebagai rumah yang paling aman dari gangguan aman. Sebelum akhirnya, teks proklamasi dirumuskan, Soekarno-Hatta menghadap terlebih dulu ke Jenderal Nishimura yang menyatakan jika Jepang masih tetap akan mempertahankan kekuasaanya di Indonesia. Hal inilah yang membuat Soekarno-Hatta akhirnya memutuskan jika proklamasi kemerdekaan tetap akan dilakukan tanpa adanya campur tangan dari Jepang. Setelah rumusan telah jadi, Ir. Soekarno membacakan naskah tersebut di depat para hadirin rapat dan menyarankan jika semua orang yang hadir ada saat itu menandatanginya. Namun usul ini tidak disetujui oleh golongan muda. Sukarni menyarankan jika naskah tersebut sebaiknya ditandatangi oleh Soekarno-Hatta saja. Usul tersebut diterima kemudian Ir. Soekarno meminta Sayuti Melik untuk mengetik naskahnya.

4. Proklamasi kemerdekaan Indonesia

Di waktu fajar pada tanggal 17 Agustus 1945, para perumus teks proklamasi baru keluar dari kediaman Laksamana Maeda. Setelahnya mereka berkumpul di kediaman Ir. Soekarno untuk melakukan upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia. Bendera yang dibuat oleh ibu Fatmawati telah disiapkan menggunakan yang bendera yang berasal dari bambu. Sementara pasukan PETA di bawah komando Syudanco Latief HendraninGrat dan Syudanco Abdurrohan, berjaga dengan senjata lengkap di sekitar rumah Soekarno. Tokoh nasional beserta para pemuda telah hadir di lokasi upacara dan pada tanggal itulah bangsa kita memperoleh kemerdekaannya secara utuh. Banyak peristiwa yang terjadi seputar kemerdekaan Indonesia. Beragam peristiwa tersebut terhubung satu sama lain dan akhirnya membentuk peristiwa penting bagi sejarah Indonesia. Peristiwa Penting Detik-Detik Kemerdekaan RI]]>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *